Waktu tanpa tujuan dalam ketakutan menyembunyikan yang baru menggulingkan rencana kebingungan terletak pada semua hari-hari yang bakal mendatang stress adalah jiwa yang gagal
sudah mula khayal diantara kombinasi TONGKAT ALI dan KRETEK kalau ini tidak akan ada. pernah habisnya menderita terpekik mengilai di balik sinaran ultra bulan
sampai sekarang masih hanyut disepertiga malam mencari bayang-bayang si pari-pari malam
mulai detik ini, yang namanya hari sabtu dan juga ahad itu sudah tidak ada lagi dalam hidupku. hari-hari cuti sudah dimansuhkan dan hari-hari untuk istirehat juga sudah tiada lagi. sekarang sudah saatnya untuk menetapkan erti sebenar mahasiswa yang sepatutnya 4 tahun berlalu penuh dengan erti. tapi baru sekarang mencari definisi mahasiswa itu (tersangat mahasiksa sekarang ini).
KB4814, KB4863, KB3693, KB4023 & KR4832. semua bersatu membentuk satu komuniti untuk meningkatakan parameter kedewasaanku. dalam fikiranku saat ini cuma ada itu dan ini saja. yang lain cukup untuk di simpan dalam memori sebentar (maaf aku punya tanggujawab yang lebih penting).
suka atau tidak, masa itu tidak lagi bergerak, berjalan atau berlari seperti hari-hari sebelumnya. tapi sekarang masa itu amat rakus, melompat dengan cepatnya tanpa disedari april kini hampir pada titik tengahnya. mei sudah memanggil, dan jun sudah siap menanti semua ini, tapi aku masih belum sedia untuk bersama mereka.
TUHAN mohon diizinkan, untuk tiap detik yang mendatang aku manfaatkan.
definisi HIDUP yang ku cari selama ini rupanya ada diperbatasan 15 minit filem pendek ini.
''Dan Kami tidak memberati seseorang melainkan apa yang terdaya olehnya dan di sisi Kami ada sebuah Kitab (suratan amal) yang menyatakan segala-galanya dengan benar, sedang mereka tidak dianiaya'' - Al-Mu'minun : 62
Yang mana yang mana, yang mana satu? Yang mencari arah, arah tersungkur Yang terhilang punca, menjadi punca Yang tersepit luka, manis tersenyum dia
Bisa saja aku mengerahkan seluruh keringat dalamanku Bisa itu belum dipastikan racun ataupun madu
Yang mana yang mana, yang mana satu? Yang mencari arah, arah tersungkur Yang terhilang punca, menjadi punca Yang tersepit luka, manis tersenyum dia
Kapan akan tiba masa untuk kita mengelamun romantika? Kapan putih yang tersedia untuk membalut tubuhmu
Soalnya siapa? Dimana? Apa dia? Jawabnya entah siapa! Entah mana! Dia siapa? Tersenyum, melirik, menjeling, merisik Tertawa, berdekah, bersungguh, berdarah!
Kau, Racun dalam dahagaku Madu dalam setiap mimpiku Racun dalam fikiranku Madu dalam setiap langkahku
Biarkan ianya pergi, menuju arah tak pasti Biarkan ianya tersenyum, simpul yang tersembunyi Biarkan ianya gagah, membanting sinar mentari Biarkan ianya parah, tertanam jauh ke dalam bumi!!!
p/s terima kasih atas ketidpedulianmu di malam kliwon itu
tuala masih basah di tempat persidaian. tapi aku bangun merangkak, menginjak dan terus menjunjung lagi untuk KARMA hari ini. ada yang mengatakan 'inilah lumrah dunia' dan memang inilah lumrah yang terancang terpapar depan muka.
HIDUP ini kan satu PERJUANGAN. DAN perjuangan itu kan satu PENGORBANAN. masakan tanpa PENGORBANAN itu adanya PERJUANGAN dan tidak mungkin juga HIDUP itu tanpa PERJUANGAN. jadi walau HITAM atau PUTIH kesudahanya PERSETANkan saja.
ironi-nya awal pagi esok, pejuang-pejuang setan MERAH harus BERKORBAN dan BERJUANG untuk terus HIDUP dalam uefachampionsleague ..
DIA! bertilamkan konkrit, berbantalkan sandal, berstereomono-kan nod-nod enjin dan jeritan nista kota. mataharinya terbit dibalik ehsan, bintangnya bersinar dibalik kilauan syiling dan malamnya terbenam di antara 2 bayang-bayang pokok besi buatan manusia mencecah 7 lapisan langit.
ITU DIA..!
KAMU! bertilamkan fabrik mediterranean, bersteremono nada-nada fantasi dunia dan aurat-aurat si gadis. cahaya mu terbit dari segenap neon metropolitan, malam sucimu indah disulami syurga buatan manusia yang terlarang.
ITU KAMU..!
dan AKU masih melihat dan merasa di sini, hakikat lahirnya dari persetubuhan cinta 2 makhluk yang HALAL. menjilat tawarnya sensasi dunia yang kadang-kadang hanyut ditelan omongan kosong dan terbang melayang pada persoalan manusia dan TUHAN.
sampai saat ini masih tertanya-tanya, adakah aku sudah cukup untuk hari ESOK...?
dan siapa aku di hari esok, adakah sama seperti KAMU atau DIA...?
'Dengan nama Allah yang maha pemurah lagi maha penyayang'
kita ketemu lagi
28 baris March
kamu statis di situ untuk hari-hari yang mendatang
ini untuk kamu
sama si pari-pari berbikini putih
nada melankolia yang sempat aku bikin
"Ya Allah, panjangkanlah umur kami, sehatkanlah badan kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, perbaikkanlah amal kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami kepada kebajikan, jauhkanlah kami dari kejahatan, tunaikanlah hajat kami, baik hajat dalam agama, dunia dan akhirat. Sesungguhnya Engau maha